Ai Ogura Siap Bangkit Di Paruh Kedua Musim MotoGP 2025
Ai Ogura Akui Musim Debutnya Berat, Siap Tampil Lebih Baik di Paruh Kedua MotoGP 2025
Sportsterkini – MotoGP 2025: Rookie asal Jepang, Ai Ogura, mengakui bahwa paruh pertama musim debutnya di kelas utama MotoGP tidak berjalan sesuai harapan. Meski menghadapi berbagai tantangan bersama tim Trackhouse Aprilia, Ogura tetap menunjukkan sikap optimis dan bertekad bangkit di sisa musim.
Bergabung dengan Trackhouse Aprilia—tim satelit dari pabrikan Italia—Ogura sempat mencuri perhatian publik. Meski statusnya sebagai rookie membuat ekspektasi tidak terlalu tinggi, ia berhasil menorehkan hasil mengejutkan di awal musim, termasuk finis P5 di GP Thailand dan beberapa kali menembus posisi 10 besar dalam enam balapan pertama.
Namun, performa Ogura mulai goyah sejak GP Prancis. Serangkaian hasil buruk menghantam ritme positifnya, diperparah dengan cedera yang ia alami di GP Inggris, yang membuatnya harus absen dua seri dan menghambat momentum perkembangannya.
Evaluasi Jujur dari Ogura
Dalam sebuah acara penghargaan olahraga di Jepang, Ogura memberikan komentar jujur tentang musim debutnya.
“Saya tidak bisa menyebut ada sesuatu yang benar-benar positif. Paruh musim pertama ini penuh tantangan,” ujar Ogura, dikutip dari Autosport Web. “Di beberapa balapan awal, saya bisa tampil baik karena saya hanya fokus menekan, tanpa terlalu memikirkan teknis motor.”
Namun, seiring waktu dan meningkatnya pemahaman terhadap motor Aprilia, Ogura justru merasa performanya menurun.
“Semakin saya memahami motor, semakin banyak hal yang mulai saya pikirkan. Akibatnya, saya kehilangan spontanitas dan feeling saat di atas lintasan. Tapi saya sadar proses adaptasi memang seperti ini—butuh waktu dan kesabaran,” lanjutnya.
Dukungan Penuh dari Tim
Meski hasil belum memuaskan, Ogura mendapat kepercayaan penuh dari tim. Manajer Trackhouse Aprilia, Davide Brivio, tidak membebani Ogura dengan target muluk-muluk.
“Brivio menyampaikan bahwa saya tak perlu terlalu fokus pada hasil di musim pertama ini. Ia ingin saya lebih menikmati proses belajar dan memahami motor. Itu membuat saya merasa lebih ringan,” ungkap Ogura.
Pendekatan suportif dari tim jelas menjadi faktor penting dalam menjaga mentalitas sang rider muda, terutama di musim pertamanya yang penuh tekanan dan ekspektasi.

Siap Tancap Gas di Paruh Kedua Musim
Memasuki jeda musim panas, Ogura berada di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 51 poin. Ia tertinggal 46 poin dari rival sesama rookie, Fermin Aldeguer, yang memimpin klasemen rookie musim ini.
Dengan GP Austria menanti di akhir pekan mendatang, Ogura menyatakan tekadnya untuk kembali tampil kompetitif dan menunjukkan perkembangan nyata.
“Saya tidak ingin terus terjebak dalam performa buruk. Target saya adalah memperbaiki setiap detail, satu per satu, dan kembali menikmati balapan,” tegasnya.
Meski belum mencetak hasil gemilang di musim debutnya, Ogura terus menunjukkan semangat juang dan ketekunan yang layak diacungi jempol. MotoGP memang bukan ajang sembarangan—persaingan di kelas utama sangat ketat dan menuntut adaptasi cepat dari setiap pembalap. Ogura pun menjalani proses itu dengan penuh dedikasi, menghadapi setiap tantangan di lintasan dengan kepala tegak dan tekad kuat untuk terus berkembang.
Dengan sisa musim MotoGP 2025 yang masih menyisakan beberapa seri krusial dan dukungan penuh dari tim Trackhouse Aprilia. Peluang Ai Ogura untuk bangkit tetap terbuka lebar. Jika ia Ogura memanfaatkan jeda musim panas untuk fokus memperbaiki kelemahan, memperkuat koneksi dengan motornya, dan membangun kembali rasa percaya diri jelang paruh kedua musim. Bukan hal yang mustahil bagi rider muda asal Jepang ini untuk tampil mengejutkan di paruh kedua musim. Dengan semangat juang yang tak pernah padam dan perkembangan yang semakin terlihat, Ogura berpotensi mengejutkan banyak pihak. Jika terus konsisten, ia bisa menutup musim debutnya dengan prestasi yang jauh lebih gemilang.