sportsterkini - Debut Mengecewakan, Cooper Flagg: "Ini Salah Satu Game Terburuk Saya"
Debut Mengecewakan, Cooper Flagg: “Ini Salah Satu Game Terburuk Saya”
Sportsterkini – Debut Cooper Flagg di NBA Summer League 2025 mungkin tidak berjalan semulus yang diharapkan banyak pihak, termasuk dirinya sendiri. Pemain muda yang digadang-gadang akan menjadi wajah baru NBA ini harus mengakui bahwa penampilan perdananya bersama Dallas Mavericks jauh dari kata memuaskan.
Dalam pertandingan menghadapi tim muda Los Angeles Lakers, Flagg tampil sebagai starter dan mendapatkan kepercayaan besar dari tim pelatih. Ia bermain selama 32 menit penuh, mencatatkan 10 poin, 6 rebound, dan 4 assist. Namun, yang menjadi sorotan utama bukanlah kontribusinya secara statistik, melainkan akurasi tembakannya yang sangat buruk sepanjang pertandingan.
Flagg hanya mampu memasukkan 5 dari 21 tembakan yang ia coba, atau sekitar 23% akurasi tembakan. Dari jarak tiga poin pun, ia gagal total dengan mencatatkan 0 dari 5 tembakan masuk. Sebagai pemain yang diambil dengan pick pertama di NBA Draft 2025, performa ini jelas di bawah ekspektasi banyak pihak, termasuk dirinya sendiri.

Bukan Debut Impian, Tapi Mavericks Masih Menang
Beruntung bagi Dallas Mavericks, tim tetap berhasil meraih kemenangan tipis atas Lakers dengan skor 87-85. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut, pemain muda lain. Ryan Nembhard, menjadi penyelamat bagi Mavericks lewat performa impresifnya dengan torehan 21 poin, yang menjadi top skor tim.
Setelah pertandingan, Flagg tampil jujur dalam wawancara dengan media. Alih-alih mencari alasan atau menyalahkan situasi, ia dengan rendah hati mengakui bahwa performanya jauh dari standar yang sudah ia tetapkan untuk dirinya sendiri.
“Itu bukan performa yang saya harapkan. Tidak sesuai standar saya. Tapi saya akan menata diri kembali. Saya akan baik-baik saja. Ini adalah pengalaman baru, lingkungan baru, dan rekan tim yang juga baru bagi saya,” ungkap Flagg.
“Jujur saja, mungkin ini salah satu pertandingan terburuk dalam hidup saya. Tapi kami menang, jadi itulah yang terpenting buat saya saat ini. Teman-teman saya bermain dengan semangat, mereka bertahan dengan bagus, dan mereka melakukan tugas mereka dengan baik. Saya senang karena kami bisa meraih kemenangan bersama,” tambahnya.
Adaptasi Jadi Kunci Performa Cooper Flagg
Kekecewaan yang diungkapkan Flagg cukup dimaklumi. Pemain berusia 18 tahun itu memang mendapat sorotan besar karena datang ke NBA dengan reputasi luar biasa dari level high school dan college. Banyak pihak berharap ia akan langsung menjadi andalan Mavericks, bahkan sejak Summer League.
Namun, seperti banyak pemain muda lainnya, adaptasi ke panggung NBA bukan perkara mudah. Perbedaan kecepatan permainan, intensitas pertahanan, hingga tekanan media menjadi tantangan yang harus dihadapi Flagg dengan kepala dingin.
Meski tampil kurang maksimal, tim pelatih Dallas Mavericks tetap memberikan dukungan penuh kepada Flagg. Mereka menyadari bahwa debut bukanlah penentu akhir karier seseorang, terlebih untuk pemain seberbakat dia. Kegagalan ini justru diyakini akan menjadi bahan evaluasi penting agar Flagg bisa tumbuh lebih cepat dan matang secara mental.
Harapan Besar Masih Melekat pada Cooper Flagg
Sebagai pemain pilihan pertama dalam NBA Draft 2025, Flagg tentu tidak bisa lepas dari ekspektasi besar. Dallas Mavericks melihat dirinya sebagai investasi masa depan yang bisa membentuk fondasi tim dalam beberapa tahun ke depan. Dengan postur atletis, IQ basket tinggi, dan gaya bermain serba bisa, Flagg tetap dipercaya akan mampu bersinar, meski harus melewati proses yang tidak instan.
Summer League sendiri memang dirancang sebagai ajang pemanasan bagi pemain muda. Kesalahan dan ketidaksempurnaan adalah bagian dari proses tersebut. Banyak pemain bintang NBA, seperti Jayson Tatum, Luka Doncic, bahkan LeBron James sekalipun, tidak langsung “meledak” dalam pertandingan debut mereka.
Walau debutnya di Summer League 2025 tidak sesuai harapan, Cooper Flagg menunjukkan sikap dewasa dan positif. Ia tidak menyalahkan siapa pun dan justru fokus pada hal terpenting: belajar dan berkembang. Dengan tekad dan kerja keras, Flagg masih punya waktu panjang untuk membuktikan bahwa label “draft pick nomor satu” memang pantas disematkan padanya.
Bagi fans Mavericks dan pecinta NBA secara umum, perjalanan Cooper Flagg baru saja dimulai dan semua mata kini menantikan seperti apa cerita besar yang akan ia tulis ke depannya.