Kendrick Nunn Disarankan Akhiri Karier di Yunani
Kendrick Nunn Disarankan Akhiri Karier di Yunani
Popularitas Pemain NBA yang Berkarier di Luar Negeri
Sportsterkini -Di era modern NBA, tidak sedikit pemain yang akhirnya memilih melanjutkan karier mereka di luar Amerika Serikat. Banyak dari mereka menemukan peran yang lebih besar dan kesempatan bermain yang lebih konsisten di liga-liga internasional, terutama ketika persaingan di NBA semakin ketat. Selain itu, bermain di luar negeri sering kali memberikan pengalaman hidup yang berbeda, mulai dari budaya, atmosfer pertandingan, hingga penghargaan dari para penggemar.
Perjalanan Karier Kendrick Nunn
Kendrick Nunn, mantan guard Los Angeles Lakers, adalah salah satu pemain yang kini tengah menikmati kesuksesan di luar NBA. Pemain setinggi 198 cm lulusan University of Oakland ini sebelumnya menghabiskan sebagian besar dua musim terakhirnya di Lakers pada periode 2021–2023. Sayangnya, musim 2021–2022 menjadi masa yang sulit baginya karena cedera tulang lutut kanan membuatnya absen sepanjang musim.
Saat kembali bermain pada musim berikutnya, performanya tidak segemilang yang diharapkan. Nunn mencatat rata-rata 6,7 poin, 1,4 rebound, dan 0,9 assist per pertandingan, dengan persentase tembakan .406/.325/.810. Angka tersebut menjadi yang terendah dalam kariernya di NBA.

Perdagangan ke Washington Wizards
Pada awal 2023, Nunn diperdagangkan bersama tiga pilihan putaran kedua ke Washington Wizards untuk mendapatkan Rui Hachimura. Perdagangan ini kemudian dinilai sebagai salah satu kesepakatan yang cukup menguntungkan bagi Lakers. Namun, perjalanan Nunn di NBA tidak kembali ke puncaknya seperti masa awal kariernya di Miami Heat.
Sukses Bersama Panathinaikos
Sejak meninggalkan NBA, Nunn bergabung dengan Panathinaikos, klub basket ternama di Yunani. Keputusan ini terbukti tepat karena ia berhasil tampil gemilang. Dalam waktu singkat, Nunn dua kali dinobatkan sebagai Pemain Utama All-EuroLeague. Penampilannya yang konsisten dan kontribusinya di lapangan membuatnya menjadi salah satu pemain kunci tim.
Phil Handy, mantan asisten pelatih Lakers di era Frank Vogel dan Darvin Ham, memberikan pujian tinggi terhadap performa Nunn. Handy mengungkapkan bahwa Nunn menemukan kembali semangat bermain basketnya di Yunani. Ia juga menilai suasana kompetisi, dukungan penggemar, dan kualitas hidup di Yunani sangat cocok untuk Nunn.
Rekomendasi Mengakhiri Karier di Yunani
Dalam wawancara bersama Eurohoops Greece, Handy menyampaikan pendapatnya bahwa Nunn sebaiknya mempertimbangkan untuk mengakhiri karier di Yunani. Menurutnya, Nunn telah menemukan keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Atmosfer kompetisi, cuaca yang bersahabat, dan dukungan luar biasa dari para penggemar Panathinaikos menjadi faktor kuat yang sulit ditinggalkan.
Handy bahkan mengingat momen ketika ia menghadapi Nunn di Final NBA 2020 saat Nunn masih bermain untuk Miami Heat. Kala itu, Nunn tampil sangat impresif meski sedang mengalami cedera. Handy mengakui bahwa cedera menjadi penghalang besar bagi karier Nunn di Lakers, namun ia tetap menganggap Nunn sebagai pemain basket yang fenomenal.
Kisah Kendrick Nunn menjadi contoh nyata bahwa kesuksesan pemain basket tidak selalu harus diraih di NBA. Bermain di luar negeri, seperti di Yunani bersama Panathinaikos, dapat memberikan peluang besar untuk berkembang sekaligus menikmati kehidupan yang lebih seimbang. Dengan prestasi dan kebahagiaan yang ia rasakan saat ini, saran Phil Handy agar Nunn mengakhiri kariernya di Yunani tampak sebagai pilihan yang masuk akal.