Raul Fernandez Raih Podium Perdana MotoGP di Mandalika, Mengaku Gugup Hingga "Lupa Cara Naik Motor"
Raul Fernandez Raih Podium Perdana MotoGP di Mandalika, Mengaku Gugup Hingga “Lupa Cara Naik Motor”
Sportsterkini – Pebalap Trackhouse Aprilia, Raul Fernandez, akhirnya mengakhiri empat tahun penantian panjang dengan meraih podium pertamanya di MotoGP lewat hasil ketiga Sprint Race GP Indonesia 2025, Sabtu (4/10). Namun di balik sukses tersebut, pembalap Spanyol berusia 23 tahun ini mengaku sempat kehilangan fokus karena gugup luar biasa di lap-lap terakhir.

Podium Pertama Setelah 4 Tahun Berjuang
Fernandez start dari posisi ketiga dan berhasil mempertahankan posisinya hingga finis, mengamankan podium pertamanya sejak debut di kelas premier pada 2021. Pencapaian ini sekaligus menjadi podium pertama dalam sejarah tim Trackhouse Racing di MotoGP. Namun, kenangan pahit saat memimpin dan terjatuh di Barcelona musim lalu terus membayangi mentalnya ketika kembali berada di posisi tiga besar.
“Saya sangat bahagia. Setelah empat tahun sulit tanpa hasil kompetitif, akhirnya kami mencapainya,” ujar Fernandez usai balapan. “Di beberapa momen saya sampai lupa cara naik motor karena tegang, terutama di lap terakhir. Terakhir kali saya di posisi ini, saya justru jatuh”.
Ketegangan di Lap Terakhir
Balapan sprint 13 lap di Mandalika menjadi ujian mental berat bagi Fernandez. Setelah disalip oleh rekan setimnya Marco Bezzecchi di lap kedelapan, ia harus berjuang mempertahankan posisi ketiga dari kejaran Alex Marquez yang berada sekitar 2 detik di belakangnya. Dengan gap aman tersebut, Fernandez berusaha mengelola posisi hingga finis, namun kegugupan hampir membuatnya kehilangan konsentrasi.
“Ketika Marco menyalip dan saya melihat gap dengan Alex cukup jauh, saya mencoba mengelola balapan. Tapi saya tidak tahu mengapa kami bisa sekompetitif ini. Yang jelas, ketika punya peluang seperti ini, kamu harus memanfaatkannya,” jelasnya.
Aprilia Dominan di Mandalika
Akhir pekan di Mandalika menjadi momen istimewa bagi Aprilia. Bezzecchi meraih pole position dan memenangkan sprint race dengan comeback spektakuler dari posisi kedelapan, sementara Fernandez mengamankan posisi ketiga. Performa motor RS-GP25 yang sangat kompetitif di trek Mandalika memberikan kepercayaan diri besar bagi kedua pembalap.
Fernandez mengaku tidak sepenuhnya memahami mengapa motor Aprilia tampil begitu kuat di sirkuit Indonesia, namun ia fokus memaksimalkan setiap peluang yang ada.
Dukungan Sang Adik Jadi Kunci
Fernandez mengungkapkan bahwa dukungan emosional dari adiknya, Adrian Fernandez yang berlaga di Moto3, menjadi faktor penting di balik pencapaian bersejarah ini. Adrian sendiri akan start dari pole position di race Moto3 pada hari Minggu.
“Dalam empat tahun sulit ini, saya sering berpikir terlalu banyak dan terlalu overthinking. Tapi berkat adik saya, saya bisa fokus pada pekerjaan dan belajar menikmati proses bahkan di momen-momen sulit. Berkat dia, saya mendapat podium ini,” ungkapnya dengan penuh haru.
Tatapan ke Race Utama Minggu
Menatap balapan utama hari Minggu (6/10), Raul Fernandez mengaku tidak terlalu yakin bisa kembali naik podium mengingat persaingan yang sangat ketat. Namun, ia merasa puas karena akhirnya mampu menunjukkan potensi sebenarnya setelah bertahun-tahun berjuang keras.
“Saya senang dengan hasilnya, tapi lebih bahagia dengan feeling di atas motor. Juga di Motegi kami sangat kompetitif. Kalau besok saya bisa memberikan yang maksimal dan menunjukkan potensi penuh, itu sudah cukup,” tutupnya dengan optimis.
Podium pertama Raul Fernandez ini menjadi bukti bahwa kesabaran, dukungan keluarga, dan kepercayaan dari tim dapat membuahkan hasil manis meski harus melalui proses panjang dan penuh lika-liku.