sportsterkini - Tyrese Haliburton Akui Kehebatan SGA: “Dia Jalani Musim Luar Biasa!”
Tyrese Haliburton Akui Kehebatan SGA: “Dia Jalani Musim Luar Biasa!”
Sportsterkini – Bintang Indiana Pacers, Tyrese Haliburton, tak ragu memberikan pujian setinggi langit untuk Shai Gilgeous-Alexander (SGA) setelah performa luar biasa sang MVP membawa Oklahoma City Thunder menjuarai NBA musim ini.
Dalam sebuah wawancara di acara The Pat McAfee Show, Haliburton mengaku bahwa SGA tampil sangat dominan sepanjang musim hingga Final NBA. Bahkan, ia menyebut musim yang dijalani SGA sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa.

Cedera Haliburton Jadi Titik Balik Gim 7
Indiana Pacers nyaris membuat kejutan besar di Game 7 Final NBA. Mereka mampu menekan Oklahoma City Thunder selama dua kuarter awal, dan sempat membuka peluang merebut gelar juara. Namun harapan itu langsung sirna saat tendon Achilles Haliburton sobek di kuarter pertama.
Tanpa Haliburton, Pacers kehilangan kendali permainan. Dan dari situlah SGA mulai menguasai panggung.
Tak Ada Solusi untuk SGA
Meski Andrew Nembhard tampil gigih menjaga SGA, kenyataannya Oklahoma tetap memegang kendali. Shai Gilgeous-Alexander rata-rata mencetak 30 poin per gim sepanjang seri final. Ia begitu lincah menembus paint area dan memanfaatkan fadeaway jumper di mid-range dengan akurasi yang mematikan.
“Kami nggak punya jawaban untuk dia,” ucap Haliburton. “SGA main di level yang berbeda. Kalau saya mau menang juara, ya saya harus sampai ke level itu.”
MVP Regular Season + MVP Final = Dominasi Sempurna
SGA menutup musim 2025 dengan gelar NBA MVP dan Finals MVP — pencapaian yang tidak diragukan lagi mencerminkan dominasinya musim ini. Selain kemampuan mencetak angka, keahliannya dalam mengambil foul juga membuat frustrasi barisan pertahanan Pacers.
Aaron Nesmith, yang bukan bahkan primary defender untuk SGA, dua kali foul out dalam seri tersebut karena rotasi yang terpaksa dilakukan akibat agresivitas SGA.
Haliburton Belajar dari yang Terbaik
Sebagai playmaker muda yang sedang naik daun, Haliburton melihat langsung betapa tinggi standar permainan di panggung Final NBA. Ia tak segan mengatakan bahwa SGA adalah contoh nyata pemain yang lengkap: tajam, sabar, dan sangat efisien.
“Itu level yang harus gue kejar,” lanjut Haliburton. “Dia tahu kapan harus agresif, tahu kapan harus tarik tempo. Kami coba berbagai cara untuk hentikan dia, tapi nggak ada yang benar-benar berhasil.”
Oklahoma City Thunder: Tim Terbaik Sepanjang Musim
Perjalanan Oklahoma City Thunder musim ini memang luar biasa. Mereka tampil konsisten sejak awal musim, menyapu bersih lawan-lawannya di babak Playoff, dan akhirnya mengunci gelar juara dengan elegan. Final NBA 2025 ini jadi momen pembuktian bahwa SGA bukan hanya MVP di atas kertas — tapi benar-benar pemimpin sejati di lapangan.
Haliburton Siap Comeback
Meski hasil akhir tidak sesuai harapan dan cedera tendon Achilles yang dideritanya terasa begitu menyakitkan, Tyrese Haliburton tetap menunjukkan mental juara. Ia tak larut dalam kesedihan, melainkan menjadikan momen pahit ini sebagai bahan bakar untuk kembali lebih kuat di musim depan.
Menurut Haliburton, kekalahan ini membuka matanya akan betapa besar tantangan di level tertinggi NBA. Ia sadar bahwa untuk membawa Indiana Pacers meraih gelar juara, dibutuhkan konsistensi, ketangguhan mental, dan fisik yang siap menghadapi tekanan di setiap pertandingan krusial. Ia tidak mencari kambing hitam atas kegagalan timnya, justru memilih fokus pada proses pemulihan dan peningkatan performa pribadi.
“Gue nggak akan menyerah hanya karena satu musim gagal. Justru ini jadi titik balik gue. Gue bakal latihan lebih keras, lebih disiplin, dan bakal balik dengan lebih ganas dari sebelumnya,” ujar Haliburton dengan nada penuh tekad.
Ia juga berterima kasih kepada fans Indiana Pacers atas dukungan luar biasa sepanjang musim. Haliburton meyakinkan bahwa perjuangan mereka belum berakhir, dan musim depan akan jadi babak baru bagi dirinya dan tim untuk mengejar mimpi yang sempat tertunda.