sportsterkini - Unnati Hooda Tumbangkan PV Sindhu di China Open 2025!
Unnati Hooda Tumbangkan PV Sindhu di China Open 2025!
Sportsterkini – Changzhou, China – Generasi baru bulu tangkis India benar-benar unjuk gigi di panggung dunia. Unnati Hooda, remaja berusia 17 tahun, mencetak kejutan besar di China Open 2025 dengan menumbangkan senior sekaligus ikon bulu tangkis India, PV Sindhu, dalam pertandingan dramatis berdurasi satu jam 13 menit.
Unnati tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Ia langsung menekan Sindhu dengan pukulan cepat dan positioning yang cerdas. Hasilnya, ia berhasil mengunci gim pertama dengan skor meyakinkan 21-16. Meski Sindhu mencoba bangkit di gim kedua dan sempat memaksakan rubber game dengan menang 21-19, Unnati tidak kehilangan fokus. Di gim penentuan, ia kembali mengambil alih kontrol permainan dan menutup laga dengan kemenangan solid 21-13.
Dengan kemenangan ini, Unnati melangkah ke perempat final dan akan menghadapi tantangan berat dari unggulan ketiga asal Jepang, Akane Yamaguchi. Duel ini dipastikan bakal menjadi ujian sesungguhnya bagi bintang muda India yang tengah naik daun itu.

Langkah HS Prannoy Terhenti
Berbeda nasib dengan Unnati, HS Prannoy harus mengakhiri perjalanannya di babak kedua. Ia tampil cukup baik di awal pertandingan melawan Chou Tien Chen dari Chinese Taipei dan sempat merebut gim pertama 21-18. Namun, Prannoy gagal menjaga konsistensinya di dua gim berikutnya.
Chou meningkatkan tempo permainan dan menekan Prannoy secara bertubi-tubi. Prannoy terlihat kehabisan tenaga dan kehilangan arah permainan, hingga harus menyerah dengan skor 15-21 dan 8-21. Total waktu pertandingan tercatat 65 menit, tapi momentum kemenangan benar-benar hilang dari tangan Prannoy sejak awal gim kedua.
Satwik/Chirag Tampilkan Ketenangan untuk Amankan Tiket Perempat Final
Di sektor ganda putra, India kembali menunjukkan kekuatan melalui pasangan elitnya, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty. Mantan pasangan peringkat satu dunia ini berhasil melangkah ke babak delapan besar setelah menaklukkan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, dalam laga dua gim langsung yang berlangsung ketat: 21-19, 21-19.
Satwik dan Chirag sempat mendapat tekanan berat dari pasangan Indonesia. Di gim pertama, Leo/Bagas memimpin hingga 14-12, namun pasangan India berhasil membalikkan keadaan dengan lima poin beruntun untuk unggul 19-16, dan akhirnya mengunci gim pembuka.
Gim kedua juga berjalan dramatis. Leo/Bagas sempat memimpin 14-10, tapi Satwik/Chirag tak gentar. Mereka mengatur ulang ritme permainan dan menyamakan skor menjadi 18-18. Dalam fase krusial itu, ketenangan dan kecermatan Satwik/Chirag menjadi kunci. Mereka mengeksekusi strategi dengan presisi tinggi dan mengamankan kemenangan yang sangat berharga.
Jalan Menuju Semifinal Makin Menarik
Dengan kemenangan Unnati Hooda dan dominasi Satwik/Chirag, India masih menjaga peluang untuk meraih gelar di ajang China Open Super 1000, salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender bulu tangkis dunia.
Meski HS Prannoy harus tersingkir, performa atlet-atlet muda seperti Unnati memberi harapan baru. India tak hanya bergantung pada pemain senior, tapi juga mulai menuai hasil dari regenerasi yang kuat.
Laga-laga selanjutnya akan semakin berat. Tapi dengan mental bertanding yang matang dan semangat pantang menyerah, para wakil India diyakini siap menghadapi tantangan lebih besar di perempat final.