Comeback Manis Jorge Martin: Finish Ketujuh di MotoGP Ceko Setelah Cedera Panjang
Sportsterkini – MotoGP 2025 menjadi ajang pembuktian besar bagi Jorge Martin, pembalap Aprilia Racing yang akhirnya kembali ke lintasan setelah absen cukup lama akibat cedera. Meski hanya finis di posisi ketujuh. Martin mengaku sangat puas dan menyebut hasil tersebut sebagai titik awal positif dari perjalanan barunya usai pemulihan.
Martin turun balapan di Sirkuit Brno dengan kondisi fisik yang belum 100% pulih. Namun, semangat juang dan determinasi tinggi membawanya menyelesaikan seluruh lap tanpa kendala serius. Ia berhasil menutup balapan dengan posisi ke-7, mengalahkan sejumlah pembalap yang secara kondisi lebih bugar dan punya ritme lebih stabil di musim ini.
“Target utama saya di balapan ini sebenarnya sangat sederhana: menyelesaikan lomba. Saat masuk ke lap ke-10, saya mulai merasakan beban di tubuh saya. Dengan sisa 13 lap, saya benar-benar merasa fisik saya mulai menurun drastis. Tapi saya bilang ke diri sendiri, ‘Berikan semua yang tersisa’,” ujar Martin usai balapan.
Lebih lanjut, Martin juga mengungkapkan bahwa balapan kali ini benar-benar menguras tenaga. Detak jantungnya bahkan terus berada di atas 195 bpm (beats per minute), jauh di atas normal. Biasanya, detaknya tak lebih dari 170 bpm saat balapan normal.
“Saya bahkan sempat merasa pusing beberapa kali di atas motor. Tapi saya tetap berusaha menjaga kecepatan dan konsistensi. Ada beberapa rider yang menempel ketat dari belakang, tapi saya berhasil bertahan. Jujur, posisi ketujuh ini di luar ekspektasi saya. Ini hasil yang sangat saya syukuri,” tambahnya.

Lepas Dari Tekanan Cedera, Fokus Menatap GP Austria
Comeback Martin bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal mental. Setelah melalui masa pemulihan yang panjang dan penuh ketidakpastian, berhasil menuntaskan balapan dan finis di 10 besar adalah langkah besar. Terlebih, ia berhasil menghindari crash, yang sering kali menjadi risiko tinggi bagi pembalap yang baru kembali dari cedera.
Martin sendiri mengaku masih memiliki banyak pekerjaan rumah. Ia tak ingin terlalu cepat puas dan akan memanfaatkan jeda paruh musim yang tersedia untuk memperkuat kondisi tubuhnya kembali sebelum menghadapi tantangan berikutnya di Grand Prix Austria.
“Ini bukan akhir, ini baru permulaan. Saya akan gunakan waktu istirahat ini untuk pemulihan dan latihan agar bisa tampil lebih kompetitif di balapan selanjutnya. GP Austria adalah lintasan yang menantang, tapi saya siap untuk kembali bertarung,” ungkap pembalap Spanyol tersebut.
Dukungan Aprilia & Mental Baja Martin
Tak bisa dipungkiri, kehadiran Jorge Martin kembali ke paddock Aprilia membawa semangat baru. Rekan setim dan kru teknis menyambutnya dengan antusias, karena selain memberi energi positif, Martin juga dikenal sebagai pembalap yang sangat detail dan komunikatif dalam memberi feedback soal pengembangan motor. Bagi Aprilia yang tengah memburu konsistensi di papan atas klasemen konstruktor, kembalinya Martin adalah aset yang tak ternilai.
Kisah comeback ini pun mendapat banyak pujian dari fans MotoGP di seluruh dunia. Di media sosial, tagar seperti #MartinIsBack dan #ForzaMartin sempat menjadi trending, menandakan besarnya perhatian terhadap perjuangan mantan juara dunia Moto2 ini. Banyak yang melihat Martin sebagai simbol daya juang seorang atlet sejati—yang tidak gentar menghadapi rasa sakit, tekanan mental, dan ketidakpastian masa depan.
Lebih dari sekadar hasil finis ketujuh, aksi Jorge Martin di Brno menjadi simbol semangat pantang menyerah.
Kini, mata dunia akan kembali tertuju pada Martin saat ia bersiap menuju seri berikutnya. Jika performa ini terus meningkat, bukan tak mungkin ia akan kembali memperebutkan podium dan bahkan membuka peluang juara dalam paruh kedua musim ini.
Kembalinya Jorge Martin bukan hanya soal kembali ke lintasan. Ini tentang pembuktian bahwa semangat juang sejati tidak bisa dipatahkan oleh cedera apa pun.